>

Senin, 18 November 2013

Macam-macam godaan syetan


Seperti yang dikatakan dalam Al-Quran, Allah Swt menciptakan manusia dan jin hanya untuk menyembah kepadaNya.

$tBur àMø)n=yz £`Ågø:$# }§RM}$#ur žwÎ) Èbrßç7÷èuÏ9 ÇÎÏÈ

Dan takkan kuciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk menyembah kepadaKu (Adzariyyat:56).
Munusia yang ingkar terhadap perintah ini dinamakan orang kafir, sedangkan jin yang mengingkar perintah ini dinamakan Syetan. Kemudian dalam perkembangannya jin yang mengingkari perintah Allah (Syetan) bersekonkol dan menjadi bala tentaranya Iblis untuk menggelinciri manusia dengan berbagai macam cara dan jalan dari hal yang diridhai Allah Swt.

Adapun yang namanya Iblis pada hakikatnya adalah yang ingkar terhadap perintah Allah Swt untuk sujud kepada nabi Adam as. Iblis inilah yang menjadi rajanya Syetan, seluruhnya  akan tunduk terhadap komando iblis untuk mencari teman sebanyak-banyaknya untuk menenmani mereka didalam neraka nanti. Maka ,merekapun melakukan suatu proklamasi yang bisa kit abaca dalam surah Al-A`raf: 16-17

.
tA$s% !$yJÎ6sù ÏZoK÷ƒuqøîr& ¨byãèø%V{ öNçlm; y7sÛºuŽÅÀ tLìÉ)tFó¡ãKø9$# ÇÊÏÈ §NèO Oßg¨YuÏ?Uy .`ÏiB Èû÷üt/ öNÍkÉ÷ƒr& ô`ÏBur öNÎgÏÿù=yz ô`tãur öNÍkÈ]»yJ÷ƒr& `tãur öNÎgÎ=ͬ!$oÿw¬ ( Ÿwur ßÅgrB öNèdtsVø.r& šúï̍Å3»x© ÇÊÐÈ

16.  Iblis menjawab: "Karena Engkau Telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
17.  Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).

            Sebagian ahli tafsir menjelaskan bahwa jika iblis menggoda dari arah depan, yang dimaksud dari arah depan adalah dunia, sehingga manusia menjadikan dunia sebagai akhir dari tujuan penciptaannya. Ia pergi pagi pulang sore banting tulang peras keringat hanya untuk kepentingan dunia, dunia yang membuat orang berpaling daripada akhirat, dunia yang membuat manusia lupa terhadap tujuan penciptaanya. Maka duni termasuk perangkap Iblis. Apa isi dunia itu? Biasanya yang lazim “tiga ta” yaitu harta, tahta, wanita. Itu yang bikin orang sampai lupa dengan tujuan penciptaanya, untuk apa dia diciptakan oleh Allah.

            Kemudian yang dimaksud dengan arah belakang adalah melupakan Akhirat. Dibuatnya manusia terlena dengan keindahan dunia kemudian dia jadikan menusia untuk melupakn Akhirat

            Yang dimaksud dengan arah sebelah kanan adalah iblis dan semua baltentaranya selalu menghlag halangi manusia untuk melakuka kebaikan, karena kanan adalah lambang kebajikan.

            Sedangkan maksudnya dari arah kiri adalah digodanya untuk selalu melakukan kejahtan sebab kiri adalah lambang kejahatan. Dicegahnya berbuat kebaikan dan didorongnya untuk selalu melakukan kejahatandan kemunkaran.

Dan akan engkau dapati sedikit sekali diantara mereka yang bersyukur atas nikmat yang telah engkau berikankepada mereka. Jika kita tidak kupur iman, dibuatnya kufur nikmat. Mengeluh padahal hidup sudah serba cukup, merasa masih kurang padahal orang lain sudah titik air liurnya melihat keadaan kita. Sedikit sekali diantara mereka yang oandai bersyukur. Bahasa ringannya “coba liat, temanmu yang tidak pernah sholat rizkinya lancer bener, kamu berhenti saja sholat, yang tidak pernah ke mesjid pangkatnya naik terus, udah berhenti saja ke mesjid”, atau setidak-tidaknya mengeluh dalam hati “tuhan kayaknya tidak adil, kenapa saya rajin shalat kok seret bener”. Padahal pada dasarnya kalau kita mau berfikir kepada yang paling mendasar, Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Jika ini yang terbaik buat kita, inilah yang terbaik menurut pertimbangan Allah, jika menuntut lebih lagi mungkin dengan keadaan yang lebih itu kita tergelincir dari jalan Allah danAllah lebih tauhu itu. Sebagai pencipta manusia Allah lebih tau tentang kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi terhadap ciptaannya, bahasa ringannya “rizki kamu segini saja kamu rajin shalat, entar kalau rizki kamu Saya tambah jadi orang kaya dikit entar takutnya ngelihat mesjid minggir”. Allah selalu memberikan yang terbaik buat kita.

Adpun setan dan iblis sudan menyadari betul bahwa tempatnya sudah pasti di neraka, maka tujuan selanjutnya adalah bagaimana mencari teman sebanyak-banyaknya untuk menemani mereka di neraka nanti. Inilah yang menyebabkan mereka banting tulang untuk menggoda manusia

Untuk itu hendaknya kita harus sadar semua adalah tipu daya syetan agar kita tidak terjerumus kedalam kemaksiatan yang akan menghantarkan kita masuk kedalam neraka bersama-sama dengannya.

Demikianlah artikes singkat ini, semoga bermanfaat dan semoga kita semua terlindung dari godaan syetan yang terkutuk. Amin.


Terima kasih.

Sabtu, 16 November 2013

akhirnya kecewa juga

cinta memeng tidak harus memiliki,, tapi cinta secara tidak langsung memaksa untuk harus memiliki. ada banyak cinta yang pernah saya jalani atau bahasa kerennya,, banyak cinta yang datang menghampiri,, tapi semuanya berlalu begitu saja. yah mungkin ini adalah jalan hidup saya. 

mungkin benar apa kata orang "sedekat dan selama apapun kalian menjalani hubungan, maka kalian akan tetap berpisah, begitu juga sebaliknya, kadang jodoh bisa datang kapan saja dan dimana ssaja tanpa harus menjalin hubungan yang lama sekalipun". yah inilah yang namanya misterius problem, hanya tuhan yang tahu

tidak jauh beda dengan apa yang saya alami saat ini. menjalin sebuah hubungan yang sudah berumur, tapi ternyata akhirnya berpisah juga. semua pengorbanan yang saya lakukan selama ini tak berbuah manis, bukan karna aku ingin meninggalkannya, tapi dia yang menginginkannya. 

 entah apa salahku, aku juga tak tahu, karna rasa cinta dan sayang aku selama ini tak brubah sedikitpun. aku sangat mencintai dan menyayanginya, tapi apalah daya semuanya tlah terjadi.

dengan kejadian ini saya merasa bahwa cinta itu adah sesuatu yang membahagiakan pada awalnya dan pada akhirnya akan mnyakitkan. so... anda jangan terlalu mencintai sesseorang, tapi cintailah ia dengan sewajar-wajarnya. 

Kamis, 09 Mei 2013

Doa dalam Kehidupanku

Ya Allah....
engkaulah yang maha kuasa dalam hidup dan matiku
berikanlah aku hidayah dan petunjukmu ya Allah,
tunjukanlah aku jalan yang lurus
berikanlah aku kekuatan dalam menjalankan hidup ini ya Allah,
jangan biarkan aku lemah dalam menjalankan hidup ini,
jangan biarkan aku takut dalam menghadapi hari kemungkinan,

ya Allah....
berikanlah aku rizki yang halal
berikanlah ayah dan ibuku rizki yang halal
berikanlah kasih sayangmu kepada ibuku seperti ia memberikan kasih sayangnya kepadaku

Ya Allah....
ampunilah dosa-dosaku
jauhkanlah diri ini dari hal-hal yang akan menjauhkanku dari sisimu,
hamba sangat merindukan cinta dan kasih sayangMu,
bimbinglah hamba ke jalanMu
tunjukanlah jalan untukku hingga engkau menjadikanku orang-orang terpilih menjadi hamba yang bertakwa.

Ya Allah..
aku hanya ingin kembali kepadamu ya Allah.. terimalah doaku ini,, Amin ya rabbal alamin

Selasa, 07 Mei 2013

ya Allah izinkanlah aku mencintai seseorang yang kan meningkatkan rasa kecintaanku kepada engkau ya Allah, izinkanlah aku menemukan kekasih hatiku sebagai pendamping hidupku dengan cara yang halal dan karena ridhomu.

ya Allah pertemukanlah aku dengan seorang wanita menerima segala kekurangan aku dan selalu bersyukur atas segala nikmat-Mu.

pertemukanlah aku dengan seorang wanita yang bersedia menjadi pendamping hidupku di dunia hingga akhirat.

ya Allah pertemukanlah aku dengan seorang wanita yang mampu menjaga kesucian iman dan islam bagi keluarga kami dan keluargaku kela

pertemukanlah aku dengan seorang wanita yang akan mampu menjadi ibu yang bauk bagi anak-anakku kelak. Amin ya rabbal  alamin....

Senin, 06 Mei 2013

kesaksian orang mati suri




::: KESAKSIAN ORANG MATI SURI ::::

" Kisah nyata ini sungguh dapat di jadikan pelajaran bagi Kita yang masih hidup "

" Cerita ini sungguh mmbuat kita MERINDING" kita akan menangis setelah membaca kisah ini, kita akan di bawa merenung ♥

"Kesaksian Orang Mati Suri"

Begitulah judul kisah nyata kali ini, dia adalah : Ella Az-Zahra Aslina adalah warga pekan baru yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu. Gadis berusia sekitar 25 tahun itu memberikan kesaksian saat nyawanya dicabut dan apa yang disaksikan ruhnya saat mati suri. Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan penjelasan pembuka. Aslina berasal dari keluarga sederhana, ia telah yatim. Sejak kecil cobaan telah datang pada dirinya. Pada umur tujuh tahun tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan racun. Tersebab itu ia menderita selama tiga tahun. Pada umur 20 tahun ia terkena gondok (hipertiroid) . Gondok tersebut menyebabkan beberapa kerusakan pada jantung dan matanya. Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24 Agustus 2006 Aslina menjalani check-up atas gondoknya di Rumah Sakit di jakarta. Setelah itu, Hasil pemeriksaan menyatakan penyakitnya di ambang batas sehingga belum bisa dioperasi.. ”Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan,’ ‘ jelas Rustam. Oleh karena itu Aslina hanya diberi obat. Namun kondisinya tetap lemah. Malamnya Aslina gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya membawa Aslina kembali ke jakarta sekitar pukul 12 malam itu. Ia dimasukkan ke unit gawat darurat (UGD), saat itu detak jantungnya dan napasnya sesak. Lalu ia dibawa ke luar UGD masuk ke ruang perawatan. ”Aslina seperti orang ombak (menjelang sakratulmaut). Lalu saya ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah itu dalam pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir, ” ungkapnya. Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina memberikan kesaksiaanya.

”Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon penghuni kubur,” begitu ia mengawali kesaksiaanya setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru tersebut membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa ia juga menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal dan ketakwaan sebelum mati datang. ”Saya telah merasakan mati,” ujar anak yatim itu. Hadirin terpaku mendengar kesaksian itu. Sungguh, lanjutya, terlalu sakit mati itu. Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu seperti sakitnya kulit hewan ditarik dari daging, dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi. ”Terasa malaikat mencabut (nyawa) dari kaki kanan saya,” tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh pamannya kalimat thoyibah. ”Saat di ujung napas, saya berzikir,” ujarnya. ”Sungguh sakitnya, Pak, Bu,” ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni ESQ Pekanbaru. Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari jasad, ia menyaksikan di sekelilingnya ada dokter, pamannya dan ia juga melihat jasadnya yang terbujur. Setelah itu datang dua malaikat serba putih mengucapkan Assalammualaikum kepada ruh Aslina. ”Malaikat itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot, gemetar,” ujar Aslina mencerita pengalaman matinya. Lalu malaikat itu bertanya: ‘’siapa Tuhanmu, apa agamamu, dimana kiblatmu dan siapa nama orangtuamu.. “ Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar. Lalu ia dibawa ke alam barzah. ”Tak ada teman kecuali amal,” tambah Aslina yang Ahad malam itu berpakaian serba hijau. Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi malam itu ia tampil memberikan kesaksian bagaikan seorang muballighah. Di alam barzah ia melihat seseorang ditemani oleh sosok yang mukanya berkudis,badan berbulu dan mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk dari orang tersebut. Kemudian Aslina melanjutkan. ”Bapak, Ibu, ingatlah mati,” sekali lagi ia mengajak hadirin untuk bertaubat dan beramal sebelum ajal menjemput. Di alam barzah, ia melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina dipimpin oleh dua orang malaikat. Saat itu ia ingin sekali berjumpa dengan ayahnya. Lalu ia memanggil malaikat itu dengan ”Ayah”. ”Wahai ayah bisakah saya bertemu dengan ayah saya,” tanyanya. Lalu muncullah satu sosok. Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20 tahun itu. Sebab ayahnya meninggal saat berusia 65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda itu adalah ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan berkata: ”Wahai ayah, janji saya telah sampai.” Mendengar itu ayah saya saya menangis. Lalu ayahnya berkata kepada Aslina. ”Pulanglah ke rumah, kasihan adik-adikmu. ” ruh Aslina pun menjawab. ”Saya tak bisa pulang, karena janji telah sampai”. Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan kembali kepada hadirin bahwa alam barzah dan akhirat itu benar-benar ada. ”Alam barzah, akhirat, surga dan neraka itu betul ada. Akhirat adalah kekal,” ujarnya bak seorang pendakwah.

Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya tersebut menunduk. Lalu dua malaikat memimpinnya kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal shaleh yang mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa kursi yang empuk dan didudukkan di kursi tersebut, disebelahnya terdapat seorang perempuan yang menutup aurat, wajahnya cantik. Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu. ”Siapa kamu?” lalu perempuan itu menjawab.”Akula h (amal) kamu.” Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya berjalan menelurusi lorong waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa. Di sana ia melihat seorang laki-laki yang memikul besi yang sangat berat, tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya koyak-koyak dan baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya. ”Siapa manusia ini?” Amal Aslina menjawab orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang. Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke amalnya tentang orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah shalat. Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain. Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang ditusuk dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah, orang tersebut menjerit dan tidak ada yang menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya. Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga suka membunuh. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang tersebut adalah anak yang durhaka dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia. Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut. Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan sangat pekat sehingga dua malaikat dan amalnya yang ada disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang mengucap : Subhanallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar. Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu di lehernya. Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99 butir. Perjalanan berlanjut. Ia nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di belakang tepak itu terdapat gambar kakbah. Di dalam tepak terdapat batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada amalnya tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut adalah husnul khatimah. (Husnul khatimah secara literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana manusia pada akhir hayatnya dalam keadaan (berbuat) baik,red). Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan adzan seperti adzan di Mekkah. Ia pun mengatakan kepada amalnya.”Saya mau shalat.” Lalu dua malaikat yang memimpinnya melepaskan tangan ruh Aslina. ”Saya pun bertayamum, saya shalat seperti orang-orang di dunia shalat,” ungkap Aslina. Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk melihat Masjid Nabawi. Lalu diperlihatkan pula kepada ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Dimakam tersebut batangan-batang an emas di dalam tepak ”husnul khatimah” itu mengeluarkan cahaya terang. Berikutnya ia melihat cahaya seperti matahari tapi agak kecil. Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. ”Tolong kau sampaikan kepada umat, untuk bersujud di hadapan Allah.” Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia dari berbagai abad berkumpul di satu lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima meter dari kumpulan manusia itu. Kumpulan manusia itu berkata. ”Cepatlah kiamat, aku tak tahan lagi di sini Ya Allah.” Manusia-manusia itu juga memohon.”Tolong kembalikan aku ke dunia, aku mau beramal.” Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang dilihat ruhnya saat ia mati suri. Dalam kesaksiaannya ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu untuk bertaubat dan beramal shaleh serta tidak melanggar aturan Allah. ”Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah kepada kita semua, ” ujarnya.

Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan ingin beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan ”aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya,” Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat Al-Mu’muninun (23) ayat 99-100: Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:”Ya, Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia).”(99) . Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan. (100). Sebagai penguat dalil agar manusia bertaubat, dikutipkan juga Quran Surat Az-Zumar ayat 39: ”Dan kembalilah kamu kepada Tuhan-Mu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” Setelah berpidato, aslina mendapatkan tepukan meriah dari penonton tapi bila di facebook, ia dapatkanjempol sekarang. Semoga pembaca dapat mengambil pelajaran dari kesaksiaan tersebut.


Minggu, 05 Mei 2013

syarat menjadi pacarku

Kalau kamu benar mencintaiku. ada persyaratan yg harus dipenuhi. 

1. jangan pernh tinggalkan sholatmu 
2. hargai, hormati, cintai, kashi aku karna allah. 
3. setia menjdi pcr aku sampai aku selesaikan studi 
4. kita hanya brtmu untk membhas hal yg penting, 
5. tdk boleh menyenth kulitku 
6. menyatulah dg org tua dan keluargaku 
7. peringati aku dikala aku khilaf 
8. menabunglah 
9. Berdoalah 
10. Amar Ma'ruf Nahimungkar. 


>> Adakah diantara kalian wahai ukhty yg punya syarat seperti diatas?